Fokus lensa untuk memotret anak


Bagian kepala dan bahu merupakan bagian terpenting yang perlu diperhatikan seorang fotografer. Bagian bahu misalnya jangan sampai terlihat rata seperti dipotret langsung dari arah depan. Posisi bahu yang ideal adalah 45 derajat menghadap ke kamera, sehingga tidak lurus begitu saja. Lain hal dengan kepala, maka area mata perlu tampak tajam dibandingkan dengan area lain diseluruh tubuh. Kita perlu berhati-hati karena bekerja dengan depth of field yang sangat sempit karena bisa jadi titik fokus tidak jatuh di mata melainkan area tubuh yang lain. Disinilah diperlukan pengetahuan lebih tentang cara fokus lensa yang kita miliki, jangan sampai salah memfokuskan pada area yang kurang perlu.
Untuk melihat apakah fokus yang kita incar sudah benar atau tidak kita bisa menggunakan depth of field preview kontrol. Kadangkala saat subjek berada dibelakang suatu benda maka benda yang berada pada area depan justru menjadi titik fokus yang ditangkap oleh lensa, sehingga dalam situasi atau beberapa situasi yang lain ini kita mungkin perlu menggunakan fokus manual. Mengapa harus mata yang fokus? karena mata adalah bagian tubuh yang bisa bercerita banyak dan mampu berkomunikasi dengan baik lewat gambar.
Usahakan pada bagian mata selalu fokus dengan menempatkan fokus pada tengah tengah kedua mata atau pada hidung bagian atas. Nah, untuk bagian muka saat melakukan close up usahakan kedua mata tidak lulus sejajar begitu saja atau pararel dengan hidung dan mulut. Usahakan posisi antara kedua mata berbeda tingkat kelurusan, hal ini bisa didapatkan saat mereka menoleh atau sediking mendongak keatas dan kebawah sehingga foto yang didapatkan tidak membosankan.
Dengan pengaturan depth of field kita akan mendapatkan subjek tajam sesuai dengan keinginan. Misalkan kita ingin titik terdekat dan terjauh subjek untuk tajam atau ingin area bahu dan tangan juga tajam, dengan background yang terpisah hal ini hanya bisa didapatkan dengan pengaturan aperture.

Cara kerja auto fokus adalah memprediksi kecepatan dan arah subjek sehingga titik fokus tetap terjaga. Hal ini memang cukup ideal untuk mengabadikan portrait bergerak agar tetap fokus. Namun ada juga selective AF point yang memungkinkan kita memilih satu titik untuk dijadikan titik fokus dan dengan cara ini fokus akan lebih cepat karena telah disetting sebelumnya.

Komentar