Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Memahami Depth of Field

Gambar
Saat melakukan aktifitas fotografi tentu Sobat tidak bisa lepas dari    Depth of Field. Kali ini InFotografi akan mencoba mengulas beberapa cara bagaimana kita bisa mengontrol Depth of Field (ruang tajam). Cara – cara tersebut antara lain : o     Aperture o     Focal Length o     Jarak antara Camera dengan Subyek Aperture Aperture   merupakan satu hal utama yang mempengaruhi Depth of Field dalam foto Kalian. Aperture adalah ukuran “bukaan” pada lensa. Pada umumnya ketika menggunakan aperture yang lebar atau bilangan f/stop kecil (contoh: F2.8), maka foto kalian memiliki area fokus yang sedikit ( depth of Field tipis ). Sebaliknya, jika Sobat menggunakan aperture kecil atau bilangan f/stop besar (contoh f22), maka hasil foto kalian akan memiliki area fokus yang luas. Focal Length Focal Length   adalah faktor lain  yang mampu mempengaruhi Depth of Field dari foto – foto kalian. Semakin panjang focal le...

Tips Memotret Sunset Dan Sunrise

Gambar
1. Lakukan Persiapan Sebaik-baiknya Sunset dan sunrise hanya berlangsung sekitar setengah jam. Untuk itu kita harus melakukan persiapan matang sebelumnya. Pastikan datang lebih awal dan pastikan anda sudah tahu dari  titik sebelah mana anda akan memotret. Agar komposisi akhir foto keren, lakukan observasi tempat sebelumnya. Untuk memastikan anda tidak terlambat , usahakan anda tahu jam berapa sunset atau sunrise akan tiba (karena jam sunset / sunrise berbeda dari lokasi ke lokasi).  Juga pastikan peralatan sudah siap: kamera – lensa – tripod (jika ada) serta aksesoris lainnya sudah terpasang & disetel dengan baik, sehingga saatnya tiba kita bisa sibuk memotret bukan sibuk mengeset alat. 2. Jangan Kecewa Karena Mendung Karena anda sudah bersusah – payah mendatangi lokasi yang jauh dan sulit, jangan kecewa kalau mendadak mendung tiba. Maksimalkan kreatifitas anda saat langit tertutup mendung. Langit mendung bukan halangan menghasilkan foto indah saat sunrise dan su...

Tips Memotret Refleksi

Gambar
1. Peraturan Dasar Refleksi bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari landscape yang dramatis sampai komposisi makro yang detil, tapi ada beberapa teknik dasar yang bisa membantumu mendapatkan hasil yang lebih baik saat berhadapan dengan refleksi. Berhubungan dengan   depth of field , cobalah gunakan angka f/ tinggi sekitar f/11 atau lebih, karena akan membantu menyeimbangkan objek sehingga mata melihatnya lebih dekat dengan refleksinya dan mendukung efek pantulan untuk muncul. Fokus   sangat bergantung pada jarak antara objek dengan pantulannya. Pertama, cobalah fokus pada objek, lalu pada refleksinya. Ini akan membuat hasil yang sedikit berbeda tergantung pada seberapa banyak perhatian yang kamu inginkan untuk refleksinya. Terakhir, perhatikan sudut datangnya cahaya dan bagaimana itu bisa mempengaruhi refleksi yang tampak. Jika melakukannya di studio, kamu bisa memanipulasi faktor cahaya in untuk menaikkan efek pantulan, tapi jika kamu memanfaatkan cahaya matahar...

Tips Memotret makanan

Gambar
Tujuan fotografi makanan adalah memunculkan kesan lezat yang menggugah selera makan. Kesan tersebut bisa dihadirkan dengan berbagai cara seperti penataan menggunakan teknik food styling, pencahayaan yang baik, serta kondisi makanan yang segar dengan warna cerah dan bentuk yang menggoda. Food Styling Jika menginginkan hasil instan bisa saja kita menyewa jasa food stylish. Untuk level professional tentu tidak masalah mengeluarkan budget lebih, namun untuk pemula atau pehobi lebih baik menyiasati sendiri dengan sedikit pengetahuan tentang food styling. Misal penempatan saus dalam wadah khusus akan lebih rapi dibandingkan disebar dipermukaan piring atau dicampur. Peralatan sederhana juga diperlukan seperti pinset, tisu, gunting dll demi kerapihan. Food stylish juga sering menggunakan styriofoam untuk mengganjal pada bagian dasar mangkuk agar makanan terlihat mengembang atau tidak lepek. Persiapan matang Persiapan selalu menjadi kunci keberhasilan gambar yang menarik. Pilih bahan...

Keunggulan Lensa Kit

Gambar
1. Memiliki 4 Panjang Focal Klasik Dalam 1 Lensa Meski tampangnya culun, sebuah lensa kit memiliki 4   panjang focal   klasik, dengan kata lain sebuah lensa kit bisa menggantikan empat   lensa prime/fixed   sekaligus. Empat panjang focal klasik tadi adalah: 28mm (wide-angle), 35mm (medium wide), 50mm (normal) dan 85mm (portrait). Angka   focal length   di atas adalah angka untuk kamera full frame, panjang focal ekuivalen untuk kamera APSC adalah masing-masing: 18mm, 23mm, 35mm dan 56mm. Dan saat ini mayoritas lensa kit untuk kamera APSC yang dijual memiliki rentang 18–55mm. Pilihan lain adalah lensa kit dengan rentang dari lebar sampai mendekati medium tele: 18–105mm atau 18–135mm. Demikian juga saat anda membeli kamera full frame, lensa kit yang paling sering di tawarkan adalah 24–105mm. Memang lensa kit tidak akan menawarkan bukaan yang dahsyat, paling besar di angka f/3.5, namun setidaknya anda memperoleh fungsi dasar empat lensa (atau lebih)...

Kapan memerlukan tripod dan monopod ?

Gambar
Baik tripod maupun monopod merupakan aksesori fotografi yang sering kita jumpai, atau bahkan kita telah memilikinya. Keduanya memiliki kegunaan masing-masing, namun tahukah kita kapan tripod lebih optimal atau kapan monopod lebih efektif untuk digunakan? Tripod Penggunaan dan kelebihan tripod Tripod merupakan aksesori yang memiliki 3 kaki dan berfungsi untuk menstabilkan kamera. Tripod memiliki banyak varian dan bentuk head untuk keperluan berbeda. Tripod juga sangat efektif meminimalkan pergerakan yang dapat mengakibatkan blur , terlebih saat penggunaan shutter speed lambat, tripod merupakan aksesori yang wajib digunakan. Tripod juga menjadi sangat penting dalam fotografi makro, stil life maupun fotografi indoor studio. Fotografer time lapse juga menggunakan tripod untuk menahan kamera dalam jangka waktu yang sangat lama. Namun ada kelebihan, disana pasti juga ada kekurangan. Kekurangan tripod Tripod merupakan benda berukuran cukup besar dan berat sehingga cukup sulit diba...

Fokus lensa untuk memotret anak

Gambar
Bagian kepala dan bahu merupakan bagian terpenting yang perlu diperhatikan seorang fotografer. Bagian bahu misalnya jangan sampai terlihat rata seperti dipotret langsung dari arah depan. Posisi bahu yang ideal adalah 45 derajat menghadap ke kamera, sehingga tidak lurus begitu saja. Lain hal dengan kepala, maka area mata perlu tampak tajam dibandingkan dengan area lain diseluruh tubuh. Kita perlu berhati-hati karena bekerja dengan depth of field yang sangat sempit karena bisa jadi titik fokus tidak jatuh di mata melainkan area tubuh yang lain. Disinilah diperlukan pengetahuan lebih tentang cara fokus lensa yang kita miliki, jangan sampai salah memfokuskan pada area yang kurang perlu. Untuk melihat apakah fokus yang kita incar sudah benar atau tidak kita bisa menggunakan depth of field preview kontrol. Kadangkala saat subjek berada dibelakang suatu benda maka benda yang berada pada area depan justru menjadi titik fokus yang ditangkap oleh lensa, sehingga dalam situasi atau beberapa...

Cara Merawat Sensor Kamera DSLR

Gambar
Bagaimana Debu Masuk Sampai Sensor? Debu pada sensor adalah hal yang lumrah kalau anda sudah lama memiliki kamera. Bagaimana debu bisa sampai nyangkut di sensor kamera? Ada beberapa cara debu bisa masuk ke sensor: 1.        Mekanisme lensa yang berputar saat zooming dan focusing. Saat berputar debu yang menempel di lensa bisa tersedot jatuh ke sensor kamera. 2.       Karena putaran pada poin diatas berarti dua elemen bergesekan, bisa jadi muncul serpihan dan serpihan tersebut jatuh ke sensor. 3.       Kalau kita memiliki lebih dari satu lensa, debu kemungkinan masuk saat proses mengganti lensa. Debu atau dust ini sebenarnya tidak melulu mengotori sensor kamera DSLR, ada beberapa elemen lain yang sebenarnya mungkin terkotori, tetapi yang terburuk adalah sensor karena kalau sensor sudah kotor maka kotoran ini akan selalu muncul dan terlihat secara visual pada setiap foto, khususnya saat anda meng...

Cara Menangkap Mata Yang Indah Dalam Portrait

Gambar
Ada Tiga hal yang penting untuk mendapatkan mata yang indah dalam portrait adalah: Cahaya Fokus Post-processing yang tepat Cahaya Saat kita baru mulai belajar fotografi, kadang mencari cahaya yang tepat bisa jadi menyulitkan. Banyak hal yang lebih menyita perhatian seperti background, pose, pengaturan kamera, dan fokus. Padahal, cahaya adalah kunci dari fotografi – yang berarti juga adalah hal yang paling penting. Bila memungkinkan, memotretlah di pagi atau sore hari ketika matahari rendah di langit (ingat golden hour). Jika matahari tepat di atas kepala, kamu akan mendapat bayangan yang dalam dan akibatnya akan muncul kantung di bawah mata. Ini bukan jenis cahaya yang menguntungkan. Kalau kamu memotret teman, keluarga, atau anak-anak, carilah hari dimana ada awan tipis di langit. Awan ini bisa bekerja seperti soft box untuk lampu studio; melembutkan dan menyebarkan cahaya. Tapi kombinasi matahari terik dan mendung t...

Cara Memilih Angle Yang Menarik

Gambar
Dari arah manakah obyek perlu difoto untuk menyampaikan apa yang saya ingin sampaikan? Bayangkan Anda melihat seorang tunawisma sedang tidur di trotoar. Anda punya pilihan untuk mengambil fotonya tegak lurus dari samping (sehingga badannya melintasi frame), atau dari arah kepala ke kaki, atau dari arah kaki ke kepala; begitu juga Anda bisa memotret dari atas ke bawah, atau sejajar (mungkin perlu jongkok?). Mana yang lebih bisa menyampaikan apa yang ingin Anda sampaikan (rasa kasihan, rasa kagum, atau sekedar snapshot kehidupan?). Ada beberapa “aturan” yang bisa diikuti tentang pengambilan angle; misalnya, angle dari atas ke bawah biasanya menggambarkan XXX, atau angle dari bawah ke atas akan memberikan kesan YYY, tapi menurut saya ini hal yang tidak begitu penting untuk dihafalkan. Lebih baik kita mencoba sendiri dan melihat hasilnya. Saya lebih suka tidak mengurung kreatifitas Anda dengan mengajari bahwa angle   begini   akan menghasilkan kesan   begitu . Si...

Cara Memencet Tombol Shutter

Gambar
Memencet tombol mungkin terdengar sepele, namun bagi pemula yang baru memiliki kamera, tentu ada hal yang perlu diketahui, karena saat anda memencet tombol shutter dengan benar maka kerja kamera akan lebih optimal. Yang perlu anda ketahui adalah bahwa cara memencet tombol shutter menentukan bagaimana kamera melakukan   metering   dan autofokus. Arahkan kamera ke obyek yang akan anda foto kemudian pencet shutter kebawah namun jangan pencet sampai habis, pencetlah kira-kira separuh jalan dulu tanpa jari anda lepas dari tombol. Anda akan merasakan bahwa ada batas halus yang mengatakan “oh, berhenti disini dulu ya, aku mau mikir sebentar nih”. Dengan berhenti dulu sebentar ditengah jalan, anda memberi waktu bagi mekanisme autofokus kamera untuk maenganalisis obyek foto, mencari titik fokus dan baru kemudian mengunci fokus. Begitu fokus terkunci, kamera akan mengkonfirmasi bahwa dia sudah dapat fokus dan biasanya memberi tahu kita disebelah mana titik fokus dikunci den...

Apa itu Portraitphotography ?

Gambar
Untuk mengambil gambar  potraitphotography  diperlukan berbagai cara agar mendapatkan hasil yang bagus, dan lebih natural berikut adalah berbagai cara agar dapat menangkap foto potret yang bagus: 1. Potretlah obyek saat di tempat nyaman Ingin mencari gambar yang ceria penuh dengan dengan suka damai Anda dapat mencari gambar-gambar tersebut di tempat yang sering memadai ajang tempat bermain contohnya di taman dan di sekolah, di tempat seperti taman banyak sekali orang yang bersenda gurau dan hal tersebut dapat menjadi obyek sasaran kamera Anda. Di Sekolah tentu banyak sekali anak-anak yang bermain di sekolah Anda dapat memfoto tawa riang yang lepas anak-anak sekolah. 2. Pertahankan Original foto Dalam dunia  fotografi  sekarang para fotografer mempunyai kemudahan untuk memperbaiki atau membuat efek pada foto yang sudah dihasilkan. Namun untuk foto potret ini Anda harus memaksimalkan ke originalan dari hasil foto Anda. Karena foto natural ini lebih indah untu...

10 fotografer landscape terbaik didunia (Part 2)

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang 10 fotografer landscape terbaik didunia, berikut daftar dari 6 sampai 10 fotografer landscape terbaik : 6. Edward Weston Edward pada mulanya dikenal sebagai seorang fotografer still life, namun pada akhirnya kemampuannya terus berkembang dan dikenal sebagai salah seorang fotografer landscape paling perpengaruh didunia. Edward memiliki ketertarikan terhadap bentuk yang detail yang mendapatkan pencahayaan yang benar benar sesuai sehingga serasa kita bisa menyentuhnya. Gambar edward terlihat benar-benar hidup dan memiliki aliran realistik. EWdard meninggal pada tahun 1958, tepatnya sepuluh tahun sejak dia didiagnosa menderita parkinson. 7. Per Bak Jensen Per dilahirkan pada tahun 1949 di Jerman dan merupakan fotografer landscape yang tidak pernah memanipulasi hasil karyanya. Per menunjukkan originalitas alam tanpa sentuhan apapun. Terkenal dengan karyanya Series of copenhagen, dan menyebut hasil karyanya memiliki aliran “realisme metafisik” ...