Tips Memotret makanan
Tujuan
fotografi makanan adalah memunculkan kesan lezat yang menggugah selera makan.
Kesan tersebut bisa dihadirkan dengan berbagai cara seperti penataan
menggunakan teknik food styling, pencahayaan yang baik, serta kondisi makanan
yang segar dengan warna cerah dan bentuk yang menggoda.
Food
Styling
Jika
menginginkan hasil instan bisa saja kita menyewa jasa food stylish. Untuk level
professional tentu tidak masalah mengeluarkan budget lebih, namun untuk pemula
atau pehobi lebih baik menyiasati sendiri dengan sedikit pengetahuan tentang
food styling. Misal penempatan saus dalam wadah khusus akan lebih rapi
dibandingkan disebar dipermukaan piring atau dicampur. Peralatan sederhana juga
diperlukan seperti pinset, tisu, gunting dll demi kerapihan. Food stylish juga
sering menggunakan styriofoam untuk mengganjal pada bagian dasar mangkuk agar
makanan terlihat mengembang atau tidak lepek.
Persiapan
matang
Persiapan selalu menjadi kunci keberhasilan gambar yang menarik. Pilih bahan-bahan berkualitas dari awal, misal cabe merah tanpa cacat, sayur segar dan buah buahan dengan warna yang tajam. Peralatan juga harus siap sebelum bahan selesai dimasak karena bentuk makanan akan berubah selang beberapa menit setelah matang. jangan memotret diarea dapur dan sediakan area khusus Dengan pencahayaan yang telah tertata rapi. Hal ini demi kebersihan dan kerapihan serta pencahayaan yang maksimal dan tidak mengganggu antara satu proses dengan proses lainnya. Terlalu banyak makanan kadang malah tidak efektif karena detail yang akan kita tonjolkan. Lebih baik sedikit menarik daripada banyak tidak menarik.
Persiapan selalu menjadi kunci keberhasilan gambar yang menarik. Pilih bahan-bahan berkualitas dari awal, misal cabe merah tanpa cacat, sayur segar dan buah buahan dengan warna yang tajam. Peralatan juga harus siap sebelum bahan selesai dimasak karena bentuk makanan akan berubah selang beberapa menit setelah matang. jangan memotret diarea dapur dan sediakan area khusus Dengan pencahayaan yang telah tertata rapi. Hal ini demi kebersihan dan kerapihan serta pencahayaan yang maksimal dan tidak mengganggu antara satu proses dengan proses lainnya. Terlalu banyak makanan kadang malah tidak efektif karena detail yang akan kita tonjolkan. Lebih baik sedikit menarik daripada banyak tidak menarik.
Menampilkan
kesan segar
Makanan
juga butuh pendamping yakni minuman, dan biasanya minuman yang menggugah selera
adalah minuman dingin yang nampak segar. Tuangkan es batu baru ke dalam gelas.
Es batu berbentuk kotak akan lebih menarik dibandingkan yang telah agak cair.
Basahi area luar gelas dengan spray air agar nampak “ngembun” dan kesan dingin
muncul.
Optimalkan
pencahayaan
Pencahayaan
satu arah sebenarnya sudah cukup untuk memotret makanan. Karakter cahaya
langsung satu arah akan menonjolkan detail dan tekstur sehingga permukaan rata
dan menonjol akan nampak berbeda yang dibedakan dengan area shadow. Jika ingin
menampilkan kesan lembut dan bersih maka cahaya terdifusi akan sangat baik,
namun tentu tekstur tidak akan sejelas satu arah. Jendela rumah bisa menjadi
sumber cahaya alami yang baik atau cahaya alami dari pintu atau ruangan yang
terang mampu menampilkan detail lebih baik daripada cahaya buatan/flash.
Sudut
pandang berbeda
Beberapa jenis makanan berminyak bisa terlihat mengkilat bila menggunakan flash langsung, atau sudut atas bisa memberikan efek yang jauh berbeda dari sudut samping. Selalu ada sudut istimewa suatu makanan, dengan bantuan sedikit penataan makanan akan tampil menawan.
Background
menarik
Meja kayu,
atau kain putih bisa menjadi pilihan menarik. Kain putih yang rapi mampu
menampilkan kesan bersih atau meja kayu mampu memperkuat kesan natural pada
makanan tradisional.

Komentar
Posting Komentar