Teknik Fotografi Abstrak
Sekarang, kita akan lihat beberapa pendekatan atau teknik yang bisa digunakan untuk menghasilkan foto abstrak.
Selective Focus
Ini adalah salah satu teknik yang paling umum digunakan untuk menghasilkan foto
abstrak. Untuk mengaplikasikan teknik ini, bukaan aperture besar digunakan
untuk menciptakan depth-of-field yang sangat sempit. Kamera kemudian akan
mencari fokus pada titik yang diinginkan sementara sekelilingnya akan tampak
samar. Saat menggunakan selective focus, ada beberapa cara agar teknik ini bisa
lebih efektif. Pertama, warna background harus berbeda dari POI. Ini akan
membuat fokus lebih menonjol. Kedua, lekuk bisa digunakan untuk membantu mengarahkan
pandangan ke POI.
Cahaya dan Bayangan
Dengan menggunakan permainan cahaya dan bayangan, drama bisa dihasilkan dalam
sebuah foto. Beberapa fotografer cenderung hanya berfokus pada cahaya. Tapi
apalah arti cahaya tanpa bayangan? Dan bayangan bukan sekedar bagian gelap yang
memberi bingkai bagi cahaya. Tapi juga bisa sehidup cahaya itu sendiri.
Bayanganlah yang membentuk cahaya, yang menarik perhatian ke arah cahaya, dan
yang bekerja sama dengan cahaya untuk menghasilkan foto yang luar biasa – terutama
untuk foto abstrak. Jika menggunakan teknik ini, tujuan utama dari bayangan
adalah untuk menonjolkan bentuk dalam sebuah foto. Sebagai konsekuensinya, agar
teknik ini bisa berhasil, penting untuk memulai dengan bentuk yang sangat
menarik atau dramatis.
Garis
Garis bisa sangat efektif bila
digunakan dalam foto abstrak. Agar teknik ini berhasil, garis haruslah menjadi
karakter dominan dan menjadi POI. Garis yang digunakan harus dinamis dan
bekerja dalam satu harmoni. Memasukkan sembarang garis yang mengarah
kemana-mana tidak akan membuat foto yang menarik. Hal lain yang perlu
diperhatikan saat menggunakan garis dalam foto, lebih baik untuk tidak
menggunakan warna yang terlalu kuat karena akan mengalihkan perhatian dari
garis dan melemahkan foto itu sendiri.
Tekstur
Teknik yang sangat serupa dengan
penggunaan garis adalah tekstur. Bahkan, tekstur dan garis seringkali digunakan
bersamaan. Agar berhasil, tentu tekstur harus menjadi karakter yang dominan di
dalam foto dan harmonis dengan garis yang muncul dalam foto.
Blur
Mengaburkan objek secara sengaja
bisa menciptakan foto yang menarik. Teknik ini bisa digunakan untuk foto dengan
“rasa” romantis atau dreamy. Karenanya, penting untuk memilih objek dengan
hati-hati. Ada beberapa cara blurring bisa dilakukan. Ada lensa khusus soft
focus yang akan menghasilkan – tentunya – foto dengan fokus lembut. Cara yang
lebih ekonomis untuk efek ini adalah dengan memasang kain tipis, misalnya
stocking, ke ujung lensa. Tapi, tentu saja, blur semacam ini selalu bisa
ditambahkan pada saat post-processing dengan menggunakan editor foto.Bokeh juga masuk ke dalam teknik ini. Intinya adalah membidik titik-titik cahaya lalu menggerakkan ring fokus sampai titik-titik tadi berubah menjadi lingkaran-lingkaran cahaya yang berwarna.

Komentar
Posting Komentar