Tips Fotografi Prewedding
1. Ekspresi – Menurut saya, hal
yang paling penting dalam fotografi prewedding adalah menangkap ekspresi
pasangan yang anda foto. Untuk mendapatkan ekspresi yang ideal, seorang
fotografer harus mampu menjiwai klien nya, dan membuat mereka merasa nyaman
dipotret oleh kita. Pendekatan harus dilakukan mulai sejak pertemuan pertama
dengan klien. Dengan bersikap ramah, dan mendengarkan secara seksama apa yang
mereka inginkan, adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan hati mereka.
Jika waktu mengizinkan, bertemulah sekali lagi sebelum photosession, agar dapat mengenal lebih dalam lagi karakter dari klien anda. Gunakan waktu ini juga untuk berkonsultasi dengan mereka, dan menyamakan ekspektasi anda dan mereka. Bicarakan mengenai konsep, pakaian, dan jelaskan cara anda bekerja secara sekilas.
Jika waktu mengizinkan, bertemulah sekali lagi sebelum photosession, agar dapat mengenal lebih dalam lagi karakter dari klien anda. Gunakan waktu ini juga untuk berkonsultasi dengan mereka, dan menyamakan ekspektasi anda dan mereka. Bicarakan mengenai konsep, pakaian, dan jelaskan cara anda bekerja secara sekilas.
2. Lokasi – Untuk pemilihan
lokasi tempat pemotretan, biasanya klien akan punya beberapa pilihan yang
mereka inginkan. Sang fotografer juga tentunya harus memberi saran beberapa
tempat yang bagus untuk sesi pemotretan tersebut. Jangan lupa untuk memilih
lokasi yang sesuai dengan tema pemotretan anda. Evermore Photographyselalu memilih sebuah
lokasi yang tidak terlalu ramai, terutama pada saat2 awal pemotretan, agar
lebih mudah untuk menjalin komunikasi yang baik dengan klien, dan menghindari kegugupan
dari mereka karena ditonton oleh orang2 sekitarnya.
3. Waktu – Sang fotografer
sebaiknya menjadwalkan sesi pemotretan pada sekitar matahari terbit ataupun
terbenam. Kelvin Koh dari LightedPixels Photography di Singapura, selalu mengatur
jadwal pemotretan tepat sebelum matahari terbit, dan sebelum matahari terbenam.
Dia akan pastikan untuk memulai sesi pemotretan pada jadwal tersebut, agar
mendapatkan cahaya yang hangat dari matahari dan juga menghindari keramaian.
Pemotretan di sebuah lokasi yang terkenal dan diserbu oleh turis2 akan sepi
pada pagi buta, bukan?Dengan memotret pada pagi dan sore hari, matahari berada
lebih dekat dengan garis horizon. Ini akan menciptakan lighting natural dari matahari
yang lebih soft, dan juga lebih ‘warm’ atau hangat. Lighting soft ini akan
memudahkan untuk mencapai exposure yang tepat untuk background dan model. Mood
dari klien juga kadangkala buyar jika kepanasan, dan ini bisa dihindari pada
saat sunset atau sunrise. Pada siang hari, matahari akan berada tepat di atas
kita, dan ini akan menghasilkan shadow atau bayangan2 di bawah kantong mata
sang model dan mengurangi kecantikannya. Jika anda tidak punya pilihan selain
memotret di siang hari, usahakan memilih tempat yang rindang, agar dapat
berlindung dari matahari.
4.
Pose – Pilihlah pose yang sesuai dengan konsep dan tema pemotretan
anda. Pose adalah unsur yang sangat berdampat dalam bercerita dengan
menggunakan sebuah foto. Pose yang anggun dan formal tentunya cocok digunakan
pada tema yang elegan, sedangkan pose yang fun dan lompat2an baiknya digunakan
pada tema yang lebih casual atau relaxed. Perhatikan tangan klien anda, dan
pastikan tangan mereka agar tidak kaku, dan selalu menyentuh tubuh dari partner
mereka. Rangkulan yang romantis dan sentuhan tangan di pelipis adalah gerakan
yang sangat kecil, namun berdampak luar biasa pada sebuah foto.
5.
Aktifitas – Masalah yang sering ditemui oleh
seorang fotografer adalah kehabisan pose. Nah, di saat2 seperti ini,
instruksikan klien anda untuk melalukan sebuah aktifitas. Contohnya, sarankan
klien anda untuk berjalan berdua ke suatu arah sambil berbincang2. Anda
tentunya harus siap membidik secara candid dari kejauhan. Ataupun, bawalah
sebuah properti yang bisa dipakai untuk berdua, seperti bermain dengan scooter
berikut ini.
6. Extra tip! Gunakanlah
ekstra elemen yang ada di sekitar anda. Mungkin ada ponakan yang ikut pada saat
pemotretan? Atau orang yang lagi lewat di pemotretan? Libatkan mereka dalam
gambar anda!

Komentar
Posting Komentar