Tips Memotret makanan Yang Menarik (Part 2)


Melanjutkan artikel sebelumnya tips memotret makanan yang menarik, berikut daftar dari 11 sampai 20 tips memotret makanan yang menarik:

11. Menggunakan tahanan stereofoam
Saat kita menempatkan makanan di mangkuk seringkali makanan akan terbenam didasar dan bagian atas akan nampak datar. Hal ini dapat disiasati dengan penyangga sehingga makanan nampak lebih banyak dan terlihat padat. Pada bagian bawah tempatkanlah stereofoam berbentuk dome/bulat kemudian tumpuk dengan makanan. Permukaan stereofoam yang sedikit kasar justru bermanfaat agar makanan tidak tergelincir sehingga didapatkan bentuk yang padat berisi. Cara kedua adalah menggunakan mangkuk yang lebih kecil dan ditempatkan terbalik namun kelemahanya adalah berbahan licin sehingga untuk makanan yang licin seperti mie atau pasta kita akan kesulitan menatanya.
12. Menambahkan hiasan
Menambahkan sentuhan warna lain dapat memperindah bentuk makanan. Hiasan seperti daun kemangi, daun selasih, atau dedaunan berbentuk menarik lainnya pada bagian atas makanan dapat memberikan warna. Daun tersebut juga bisa dijadikan titik fokus karena dengan menambahkan material berwarna cerah akan otomatis menjadi fokus utama dibandingkan bahan lain yang berwarna standar.
13. Tampilkan senyata mungkin
Makanan yang kita tampilkan tidak harus berbentuk sempurna dengan tananan yang serba rapi, namun lebih penting makanan nampak nyata seperti kita menjumpainya di warung/restaurant saat makan. Sedikit berantakan/tidak teratur tentu tidak masalah, dengan memasukkan garpu atau sendok justru akan membuat nyata dan sah saja dilakukan. Penempatan hiasan disekitar piring / gelas sangat bermanfaat menyeimbangkan komposisi, jadi makanan bukan hanya urusan didalam piring melainkan juga dekorasi disekitarnya.
14. Gunakan Cahaya natural dan backlight
Backlight merupakan kunci untuk menonjolkan tekstur dan menimbulkan selera makan. Backlight juga mampu menonjolkan asap dengan baik sehingga makanan nampak seperti baru diangkat dari penggorengan. Cahaya natural sangat bermanfaat menonjolkan detail, dan jangan menggunakan flash secara langsung, apalagi flash built in kamera. Karena bertujuan untuk menonjolkan tekstur makanan penggunaan1 sumber cahaya saja sebenarnya sudah cukup.
15. Gunakan lensa fixed
Lensa fixed 50 mm merupakan pilihan cerdas karena selain mampu menghasilkan gambar yang tajam juga memiliki bukaan aperture yang cukup lebar misal f/1.4 atau f/1.8 sehingga kita bisa dengan leluasa mengatur Area Depth of field dan sangat bermanfaat digunakan dalam area indoor yang minim cahaya. Dengan bukaan aperture berbeda akan menghasilkan efek berbeda dan kita akan memiliki variasi gambar yang lebih banyak.
16. Gunakan sudut yang berbeda
Dengan sudut berbeda tentu komposisi akan berubah, misal dari atas atau dari samping dan dengan mendapatkan makanan dari berbagai sudut kita akan mengetahui posisi terbaiknya untuk selanjutnya bisa dieksplorasi.
17. Segera memotret
Makanan yang agak lama dihidangkan akan tampil kurang menarik seperti sayuran yang mulai layu dan bumbu yang terlanjur meluber ke mana-mana. Apalagi es akan segera mencair. Jadi usahakan semua sudah siap sebelum masakan matang dan tepat setelah dihidangkan kita sudah bisa mendapatkan gambar dari semua sisi yang diinginkan.
18. Pilih variasi background
Dalam fotografi makanan background yang bervariasi juga sangat bermanfaat karena background berbeda akan menghasilkan efek berbeda, baik untuk penonjolan subjek maupun hasil akhir secara keseluruhan. Penggunaan meja kayu sebagai background, atau bokeh lampu dapur, atau bokeh lilin sangat bermanfaat. Area gelap tentu mampu menonjolkan warna putih piring dengan sendirinya. Pilihan taplak yang menarik juga mampu menambah estetika dari makanan yang dihidangkan.
19. Gunakan makanan yang lebih sedikit
Kita tidak harus menggunakan makanan dengan piring standar karena akan lebih sulit mengaturnya. Gunakan saja sedikit makanan yang ditempatkan pada piring lebih kecil sehingga kita bisa mengaturnya dan tetap mampu menonjolkan sisi menariknya. tips menggunakan tahanan di atas juga bermanfaat, apalagi kita juga akan sering memotretnya dari jarak yang sangat dekat.
20. Gunakan fokus manual
Saat berada sangat dekat dengan makanan bisa jadi fokus otomatis lensa akan kesulitan menangkat fokus. Disinilah peran fokus manual yang efektif digunakan dari jarak sangat dekat. Penggunaan fokus manual sangat cocok dipadukan dengan live view LCD dengan cara melakukan zoom sehingga area fokus benar-benar tajam dan lakukan zoom out setelahnya.


Komentar